Banyak pengajuan KPR ditolak bank dengan alasan over DBR. Padahal penghasilan terlihat cukup. Masalahnya bukan di besar kecilnya gaji, tetapi pada rasio utang terhadap penghasilan.
Jika Anda sedang mempertimbangkan strategi keuangan seperti top up KPR atau solusi tambahan dana, penting memahami posisi DBR Anda sejak awal agar tidak ditolak bank.
Apa Itu DBR (Debt Burden Ratio)?
Bank menggunakan DBR untuk menilai apakah Anda mampu membayar cicilan atau berisiko gagal bayar.
Rumus DBR
DBR = (Total Cicilan / Penghasilan) × 100%
Contoh Perhitungan DBR
Gaji: Rp10 juta
Total cicilan: Rp6 juta
DBR = 60%
Angka ini sudah masuk kategori over DBR dan berisiko tinggi ditolak bank.
Batas Aman DBR
- ≤ 30% → Aman
- 30% – 40% → Masih aman
- 40% – 50% → Waspada
- > 50% → Over DBR (berisiko ditolak)
Penyebab Over DBR
- Terlalu banyak cicilan (motor, mobil, kartu kredit)
- Limit kartu kredit besar
- Pinjaman online
- Pengajuan KPR terlalu tinggi
Kasus seperti ini sering terjadi juga pada nasabah yang ingin melakukan take over KPR ke bank lain, namun terhambat karena DBR terlalu tinggi.
Cara Agar KPR Tidak Ditolak
- Lunasi cicilan kecil
- Turunkan limit kartu kredit
- Pilih tenor lebih panjang
- Gabungkan penghasilan (joint income)
- Ajukan KPR sesuai kemampuan
Selain itu, strategi seperti take over sekaligus top up KPR juga bisa membantu memperbaiki struktur cicilan agar lebih sehat.
Solusi Jika Sudah Terlanjur Over DBR
Jika Anda sudah ditolak bank karena over DBR, jangan khawatir. Masih ada solusi yang bisa dilakukan:
- Restruktur cicilan lama agar lebih ringan
- Take over KPR ke bank lain dengan skema lebih fleksibel
- Strategi penggabungan income
- Penyesuaian plafon dan tenor kredit
VPROPERTY memiliki pengalaman menangani berbagai kasus over DBR dan mengetahui bank mana yang tidak terlalu ketat dalam penilaian DBR.
Terbukti banyak klien yang sebelumnya ditolak karena over DBR, akhirnya berhasil akad KPR setelah menggunakan strategi yang tepat bersama VPROPERTY.
Kesimpulan
DBR adalah faktor penting dalam persetujuan KPR. Bukan hanya soal penghasilan besar, tetapi bagaimana kondisi keuangan Anda dinilai oleh bank.
DBR tinggi = risiko ditolak besar
FAQ Seputar DBR
Apa itu DBR?
Berapa DBR aman?
Apakah kartu kredit mempengaruhi DBR?
DBR tinggi apakah pasti ditolak?
Bagaimana solusi over DBR?

